PENDAMPINGAN STRATEGI TATA KELOLA MANAJEMEN PARIWISATA HALAL BERBASIS GREEN TOURISM PADA PT. RADISHA TRAVEL
Abstract
Pariwisata halal telah berkembang sebagai salah satu segmen unggulan industri pariwisata global, khususnya di negara mayoritas muslim seperti Indonesia. Namun, praktik pariwisata halal umumnya masih berfokus pada pemenuhan aspek syariah, sementara integrasi dengan prinsip keberlanjutan lingkungan (green tourism) belum banyak dilakukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merumuskan strategi tata kelola manajemen pariwisata halal berbasis green tourism pada PT. Radisha Travel sebagai salah satu pelaku industri perjalanan wisata halal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui edukasi, pelatihan, diskusi interaktif, serta pendampingan penyusunan dokumen strategi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas pengetahuan manajemen dan karyawan terkait pentingnya keberlanjutan dalam pariwisata halal, tersusunnya dokumen strategi tata kelola pariwisata halal berbasis green tourism, serta lahirnya inisiatif awal berupa eco-halal travel package, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, efisiensi energi, dan pelibatan masyarakat lokal dalam rantai nilai wisata. Temuan ini memperlihatkan bahwa integrasi antara pariwisata halal dan green tourism tidak hanya memungkinkan secara konseptual, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam praktik bisnis. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat daya saing PT. Radisha Travel sekaligus memperkaya literatur akademik tentang pariwisata halal berkelanjutan di Indonesia.
Kata kunci : Pariwisata halal, green tourism, tata kelola manajemen, pengabdian masyarakat, Indonesia Case Based PT. RADISHA TRAVELFull Text:
PDFReferences
Battour, M., & Ismail, M. N. (2016). Halal tourism: Concepts, practises, challenges and future. Tourism Management Perspectives, 19, 150–154. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2015.12.008
Hall, C. M. (2011). Policy learning and policy failure in sustainable tourism governance: from first-and second-order to third-order change? Journal of Sustainable Tourism, 19(4-5), 649–671. https://doi.org/10.1080/09669582.2011.555555
Hunter, W. C. (2021). Halal tourism and the intersection of sustainability. Tourism Recreation Research, 46(3), 314–325. https://doi.org/10.1080/02508281.2021.1898120
Rahman, M. K., Zailani, S., & Musa, G. (2017). Tapping into the emerging halal tourism market: evidence from Malaysia. Journal of Islamic Marketing, 8(2), 227–240. https://doi.org/10.1108/JIMA-09-2015-0069
Samori, Z., Salleh, N. Z. M., & Khalid, M. M. (2016). Current trends on halal tourism: Cases on selected Asian countries. Tourism Management Perspectives, 19, 131–136. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2015.12.011
Al-Qur’anul Karim, QS. Al-A’raf ayat 56.
Media Resonansi Pengabdian Masyarakat (MRDIMAS) Indexed by:
Lembaga Penerbit: Taksasila Edukasi Insani
Kontak: Tri Ananto
Alamat Resmi Penerbit: Jl. Cireundeu Raya No.1A, RT.002/RW.06, Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419.
Copyright © 2025 Media Resonansi Pengabdian Masyarakat (e-ISSN: 3090-2258 )
Media Resonansi Pengabdian Masyarakat © 2025 by Taksasila Edukasi Insani is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International


